­
­

Dampak Negatif Migrasi Internasional dan Cara Penanggulangannya

a. Masuknya budaya-budaya asing yang tidak sesuai Makin banyak orang asing yang masuk ke Indonesia berarti makin banyak pula budaya yang masuk. Karena orang-orang asing tersebut juga membawa budaya Negara asalnya yang sudah melekat. Banyak budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya asli bangsa Indonesia. Hal tersebut lambat laun dapat merusak budaya bangsa Indonesia. Contohnya adalah sikap konsumtif dan pergaulan bebas. Untuk mengatasi...

Continue Reading

Pengaruh Kepadatan Penduduk Terhadap Pencemaran Lingkungan

Coba perhatikan tingkat pencemaran yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor antara daerah pedesaan dengan daerah perkotaan. Tentu tingkat pencemaran udara di kota lebih tinggi. Kepadatan penduduk mempengaruhi beberapa aspek yang berkaitan dengan kehidupan penduduk berikut ini. 1. Ketersediaan Udara Bersih Udara bersih merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan hidup manusia. Udara bersih banyak mengandung oksigen. Semakin banyak jumlah penduduk berarti semakin banyak oksigen yang diperlukan....

Continue Reading

3 Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk di Indonesia

1. Pendidikan  Pendidikan merupakan salah satu indikator kualitas penduduk. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dicapai, maka semakin tinggi pula kualitas sumber daya manusia yang dimiliki,sehingga ia memperoleh pekerjaan yang layak dengan gaji/upah yang sesuai.  2. Kesehatan  Rendahnya tingkat kesehatan masyarakat akan memunculkan serangkaian dampak yang berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia. Generasi yang tidak ketercukupan gizi tentu akan memiliki kondisi fisik dan psikis...

Continue Reading

Bentuk-bentuk dan Perilaku Mobilitas Penduduk

Bentuk Mobilitas Penduduk Mobilitas tradisional, dimana penduduk melakukan mobilitas atas dasar untuk memenuhi kebutuhan primer terutama pangan. Aktivitas mobilitas tradisional merupakan arus desa ke kota yang termasuk dalam pengertina urbanisasi. Mobilitas pra-modern, yang merupakan transisi drai mobilitas tradisional menuju mobilitas modern. Dalam hal ini penduduk mulai melakukan mobilitas dengan tujuan yang lebih luas bukan hanya sekedar untuk cukuppangan. Aktivitas dari desa ke kota...

Continue Reading

Macam-macam Mobilitas Penduduk

Mobilitas penduduk dapat dibedakan antara mobilitas penduduk vertikal dan mobilitas penduduk horinzontal. Mobilitas penduduk vertikal sering disebut dengan perubahan status, atau perpindahan dari cara-cara hidup tradisional ke cara-cara hidup yang lebih modern. Dan salah satu contohnya adalah perubahan status pekerjaan. Seseorang mula-mula bekerja dalam sektor pertanian sekarang bekerja dalam sektor non pertanian. Mobilitas penduduk horizontal atau sering pula disebut dengan mobilitas penduduk geografis...

Continue Reading

Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Penduduk

Mobilitas penduduk mempunyai pengertian pergerakan penduduk dari satu daerah ke daerah lain. Baik untuk sementara maupun untuk jangka waktu yang lama atau menetap seperti mobilitas ulang-alik (komunitas) dan migrasi. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat yang lain atau dari suatu daerah ke daerah lain. Penduduk yang melakukan mobilisasi tidaklah semata mata untuk berpindah tempat saja, tetapi hal itu dilakukan...

Continue Reading

Pengertian Mobilitas Penduduk

Mobilitas penduduk horizontal atau geografis meliputi semua gerakan (movement) penduduk yang melintasi batas wilayah tertentu dalam periode waktu tertentu pula (Mantra 1984, 4). Batas wilayah umumnya dipergunakan batas administrasi misalnya : propinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan atau pedukuhan. Bentuk-bentuk mobilitas penduduk dapat pula dibagi menjadi dua, yaitu mobilitas permanen atau migrasi, dan mobilitas non-permanen (mobilitas sirkuler). Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu wilayah ke...

Continue Reading

Sejarah Mobilitas Penduduk di Indonesia

Dalam perjalanan sejarah mobilitas yang diwarnai dengan transmigrasi di Indonesia yang sudah mencapai satu abad, sejak mulai dilaksanakan pada jaman pemerintahan kolonial Belanda tahun 1905 hingga saat ini, telah melalui berbagai masa pemerintahan dan kekuasaan yang berbeda. Walaupun secara demografis pengertian umum dari transmigrasi ini tetap sama dari masa ke masa, yaitu memindahkan penduduk dari wilayah yang padat ke wilayah yang kurang atau...

Continue Reading

Faktor yang Mempengaruhi Evaporasi

Menurut Ward (1967) dalam Ersin Seyhan (1990), faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap evaporasi, yaitu: 1.     Faktor-faktor meteorologi, yang meliputi: a.      Radiasi matahari b.     Suhu udara dan permukaan c.      Kelembaban d.     Angin e.      Tekanan barometer 2.  Faktor-faktor geografi, yang meliputi: a.      Kualitas air (warna, salinitas, dan lain-lain) b.     Jeluk tubuh air c.      Ukuran dan bentuk permukaan air 3.   Faktor-faktor lainnya, yaitu: a.      Kandungan lengas tanah...

Continue Reading

PENGERTIAN EVAPORASI

Evaporasi, yaitu proses berubahnya air menjadi uap air dari perairan terbuka, tanah, dan batuan lainnya. Transpirasi, yaitu proses berubahnya air menjadi uap air melalui metabolisme tanaman, hewan, dan manusia. Evapotranspirasi, yaitu proses berubahnya air menjadi air dari perairan terbuka dan melalui proses metabolisme tanaman, hewan, dan manusia. Inkorporasi, yaitu pemindahan air menjqadi struktur fisik vegetasi pada proses pertumbuhan. Sublimasi, yaitu proses berubahnya air...

Continue Reading

Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup

Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis yaitu : 1.     Bentuk kerusakan lingkungan hidup akibat peristiwa alam Berbagai bentuk bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya lingkungan hidup. Dahsyatnya gelombang tsunami yang memporak- porandakan bumi serambi Mekah dan nias, serta gempa 5 skala Richteryang meratakan kawasan DIY dan sekitarnya,. Merupakan contoh fenomena alam yang...

Continue Reading